Mahasiswi Tewas Bersama Bayinya di Kos Setelah Melahirkan

   
Selvina Amelia Agustina, Mahasiswi yang Tewas Bersama Bayinya di Kos setelah melahirkan.

SELVINA, 21, mahasiswi Jurusan  Akuntansi UPN Veteran Jogja itu tewas karena  melahirkan tanpa bantuan petugas medis. Jabang bayi berkelamin laki-laki mahasiswi asal Lampung itu juga tak tertolong nyawanya.

Korban diduga mengalami pendarahan hebat. Tidak banyak keterangan yang bisa didapat tentang Selvina dari penghuni kos Puri Christi 4, tempat korban selama 13 bulan ini terakhir tinggal.

"Saya gak kenal Mas. Gak pernah lihat juga  orangnya sebelumnya. Tahu setelah rame-rame ini," ujar perempuan yang baru keluar dari kos itu. Ia juga enggan namanya dikorankan.

Selvina, mahasiswi semester 4 itu diketahui pribadi yang tertutup dan pendiam. Kemungkinan dia juga tidak akrab dengan banyak teman kosnya. Sehingga, teman sekosnya pun tidak ada yang tahu jika korban sedang hamil tua.

Salah seorang penjaga kos, Joko Purnomo, mengaku jarang melihat aktivitas korban. Ia hanya tahu korban berada di kamarnya jika lampunya dinyalakan. Jika padam, si penghuni berarti tidak di kamarnya.

"Dulu sekali pernah lihat dia masak, cuci piring. Tapi sudah lama saya jarang lihat dia. Se-bulanan ini gak kelihatan, saya kira malah sedang pulang ke rumahnya. Jarang ngomong-ngomong," kata Joko kepada Radar Jogja, Kamis (30/4).

Menurut penuturan Joko, korban juga diketahui sempat menunggak uang kos. Ia belum membayar kewajibanya selama lima bulan. Uang sewa kamar kos itu Rp 450 ribu per bulan.

"Kalau ndak salah baru dibayar Rp 500 ribu tanggal 20 April kemarin. Dititipkan teman saya, penjaga lainnya, namanya Sulis. Saat itu katanya pengin makan yang seger-seger," ungkapnya.

Joko adalah penjaga kos yang pertama kali menemukan mayat Selvina. Saat itu ia curiga dengan bau busuk di sekitar kamar korban. Selain itu juga banyak lalat yang keluar dari ventilasi kamar nomor 12 dengan pintu berwarna oranye itu. Saat ditemukan tak bernyawa, kondisi korban sudah bengkak membesar.

Sedangkan bayi yang dilahirkannya pun sudah tergolong besar. "Mungkin enam bulan ke atas, kelihatan kelaminnya laki-laki," ujarnya.

Mengenai misteri siapa ayah jabang bayi yang dilahirkan Selvina memang masih menjadi tanda tanya. Teman-teman korban sesama penghuni kos tidak mengetahui teman laki-laki atau pacar  korban.

Hanya saja, pemilik warung makan persis di depan kos Puri Christi, Ali Mustafa, memiliki sedikit informasi. Beberapa bulan sebelumnya, Ali mengaku kerap melihat korban dibonceng laki-laki.

Laki-laki itu terlihat sering menjemput dan mengantarkan korban dari kos ke kampusnya. Bahkan beberapa kali memesan lelaki yang bersama Selvina itu makan di warung Ali. Kesukaannya adalah ayam bakar.

"Mungkin pacarnya. Motornya jenis Kawasaki Ninja variasi, tapi saya tidak hapal pelat nomornya. Itu sekitar tiga bulanan yang lalu. Tapi setelah itu, ndak diantar-antar lagi, sendiri terus. Sebulanan ini juga gak kelihatan," ungkap Ali.

Terakhir kali Ali melihat korban pada Sabtu malam (25/4) se-kitar pukul 19.00 WIB. Saat itu korban memesan untuk dibuatkan minuman jeruk panas seharga Rp 2 ribu. Ia datang sendirian mengenakan pakaian lengan panjang warna kuning dengan jins panjang warna abu-abu.

"Biasanya cantik, tapi malam itu dia agak beda, ndak seperti biasanya. Wajahnya seperti beng-kak-bengkak, sebelumnya tidak seperti itu," terang Ali.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...