4 Alasan Mengapa Wanita Lebih Mudah Menangis

Banyak orang yang bertanya-tanya baik perempuan maupun laki-laki tentang mengapa perempuan lebih mudah menangis daripada laki-laki? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal ini bukan disebabkan oleh sifat alamiah perempuan yang cengeng. Namun, anatomi tubuh dan faktor biologis membuat kebanyakan perempuan seperti itu. Berikut ini merupakan uraian penjelasannya mengapa perempuan lebih mudah menangis.

Perempuan Lebih Sensitif dalam Merasakan Sakit

Sebuah penelitian pernah mengungkapkan bahwa ketika perempuan dan laki-laki menderita gangguan penyakit fisik yang sama, perempuan akan lebih merasakan sakit yang signifikan daripada laki-laki. Penyebab perempuan merasakan sakit yang lebih intens adalah karena hormone estrogen yang cukup tinggi yang bisa memicu otak untuk mengaktifkan sistem pereda rasa sakit.

Beberapa waktu lalu pernah beredar sebuah cerita tentang seorang anak yang menanyakan mengapa ibunya mudah sekali menangis. Faktor biologis ibu tersebut pun memengaruhi emosinya sehingga mudah menangis ketika menghadapi hal yang membahagiakan dan juga menyedihkan.

Lebih Kuat Daripada Laki-Laki

Biasanya perempuan yang mudah menangis selalu dilabeli sebagai orang yang dramatis, irasional, bahkan manipulatif. Sementara itu, laki-laki yang mudah menangis dipandang sebagai pribadi yang memiliki rasa empati yang tinggi.

Bahkan ketika Hillary Clinton hampir mengeluarkan air mata pada tahun 2008 di depan publik, beberapa orang menilai hal tersebut sebagai simbol kerapuhan. Semua perempuan apapun pekerjaan dan jabatannya dipandang tidak tepat menangis di depan publik. Padahal menangis bukan simbol lemah dan rapuh, justru menangis menunjukkan kekuatan seorang perempuan dalam mengatasi beban yang dirasakannya.

Kondisi Biologis Membuat Perempuan Lebih Mudah Menangis

Beberapa orang menganggap penyebab perempuan mudah menangis adalah karena faktor lingkungan dan sosial. Namun sebenarnya, faktor biologis lebih berperan dalam hal ini. Ada seorang perempuan yang mudah sekali menangis, setiap 2 jam sekali ia akan mengeluarkan air mata. Hal ini bukan disebabkan oleh faktor sosial atau mentalnya.

Namun, karena hormon prolactin yang dimilikinya. Hormon prolactin memang dikenal sebagai hormon yang berperan dalam produksi kelenjar susu, namun hormon prolactin juga mempengaruhi produksi air mata. Jaid yang tejadi pada perempuan tersebut adalah hormon prolactin yang tinggi dibandingkan perempuan pada umumnya.
 

Indra Penciuman yang Lebih Tajam

Perempuan lebih mahir dalam mendeteksi aroma daripada laki-laki. Indra penciuman perempuan dapat secara luar biasa mengenali aroma meskipun dalam konsentrasi yang sangat kecil. Hal ini pun dipengaruhi oleh hormon estrogen yang tinggi. Hal inilah yang membuat perempuan dapat mendeteksi perselingkuhan kekasihnya hanya melalui aroma asing yang ditemukannya di pakaian kekasihnya. Hal ini sering sekali ditemukan dalam cerita film atau sinetron, namun hal ini ternyata memang benar adanya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...