5 Program Presiden Obama Yang Ditolak Kongres


Kemenangan telak Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu untuk menentukan anggota Kongres yang teridiri dari Senat dan DPR, nampaknya akan mempersulit Presiden Barack Obama untuk mengegolkan program yang membutuhkan persetujuan Kongres dalam dua tahun sisa pemerintahannya.

Dalam enam tahun sejak Obama menjabat sebagai presiden AS, Kongres tak pernah sepenuhnya dikuasai oleh Partai Republik. Namun tetap saja banyak program Obama yang mendapat tentangan. Berikut beberapa diantaranya:


Program Kesehatan

Obama meluncurkan program kesehatan yang terkenal dengan nama ObamaCare. Program ini diluncurkan dalam undang-undang Affordable Care Act, ACA, yang ditanda tangani Obama 23 Maret 2010.

ObamaCare mengusung perombakan regulasi sistem layanan kesehatan Amerika Serikat terbesar sejak disahkannya undang-undang Medicare dan Medicaid tahun 1965.

ObamaCare bertujuan meningkatkan kualitas dan keterjangkauan asuransi kesehatan, membantu warga yang tak punya asuransi kesehatan dan mengurangi biaya perawatan kesehatan bagi individu dan pemerintah.

Semenjak disahkan, faksi Partai Republik di DPR telah melancarkan kampanye nonstop untuk mencabut atau menarik kembali ObamaCare dengan alasan bahwa undang-undang tersebut disahkan Kongres tanpa persetujuan mereka.

Partai Republik menganggap ObamaCare adalah salah satu program pemerintah terburuk dan "merugikan warga Amerika", terlepas dari begitu populernya program ini di tengah masyarakat AS.

Michael Steel, faksi Partai Republik dan juru bicara Ketua DPR John Boehner, menyatakan bahwa ObamaCare tidak akan membuat biaya kesehatan turun dan akan mengacaukan rencana asuransi masyarakat AS yang telah mereka lakukan.

"Kita harus mengganti hukum cacat ini dengan solusi yang berpusat pada pasien, biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah dan membantu menciptakan lapangan kerja," kata Steel, seperti dikutip dari CNN, April lalu.

Meskipun ditentang mati-matian, ObamaCare tetap dijalankan. Hingga April 2014 lalu, tercatat 7,1 juta warga Amerika Serikat mendaftar program ObamaCare.

Program Pajak

Program pajak adalah salah satu program unggulan Obama pada pemilu yang dimenangkannya pada 2008 lalu. Terkait pajak, Obama membatalkan sementara dua peraturan pajak, yaitu Economic Growth and Tax Relief Reconciliation Act of 2001 (EGTRRA) dan the Jobs and Growth Tax Relief Reconciliation Act of 2003 (JGTRRA). Dua aturan ini dikenal dengan nama "potongan pajak Bush".

Penghentian "potongan pajak Bush" menyebabkan AS mengalami defisit keuangan atau disebut juga dengan "jurang fiskal" pada 2013 lalu, yang mempertinggi tingkat pengangguran menjadi 9% pada pertengahan tahun ini.

Pada awal Desember 2010, Demokrat mengusulkan untuk memperpanjang pemotongan pajak Bush untuk kelas menengah, atau mereka yang mempunyai pendapatan US$250 ribu per bulan. Sementara, bagi mereka yang memiliki pendapatan lebih tinggi, atau US$1 juta per bulan harus membayar pajak dengan nilai yang lebih tinggi.

Program pajak ini disetujui oleh DPR namun ditolak oleh Senat. Untuk dapat disahkan, program ini harus disetujui 60 Senat, namun hanya mendapat 53 suara.

"Saya tidak akan membiarkan kelas pekerja AS menjadi korban dalam peperangan politik di Washington. Saya percaya program pajak ini adalah dapat menjadi solusi," kata Obama.

Program ini menjadi tarik ulur pada pertengahan Desember 2010 lalu dan Demokrat serta Rupublik bersaing ketat di DPR untuk menetukan lolos tidaknya program pajak ini.

Program pajak ini akhirnya disetujui setelah dilakukan voting, dengan suara 81 senat setuju dan 19 senat tidak setuju. Obama menandatangi program pajak ini pada akhir Desember 2010

Pengendalian senjata

Masalah pengendalian senjata di Amerika Serikat juga menjadi salah satu program Obama yang tidak disetujui oleh Kongres.

Obama mencanangkan program ini setelah beberapa insiden penembakan mematikan dilakukan oleh warga AS di bawah umur, seperti kasus penembakan di sekolah menengah Sandy Hook, Connecticut yang menewaskan 20 anak, penembakan sebuah bioskop di Colorado yang menewaskan 12 anak dan penembakan di SMA Marysville-Pilchuck High School menewaskan 3 anak yang terjadi bulan lalu.

Tak kunjung disetujui Kongres, pada Juli 2013 lalu, Obama akhirnya melakukan hak veto dengan menandatangani 23 program eksekutif tentang pengendalian senjata, di luar beberapa program pengendalian senjata lainnya yang sempat dia ajukan kepada Kongres.

Beberapa program pengendalian senjata Obama meliputi pemeriksaan latar belakang penjualan senjata, kembali melarang penjualan senjata militer, melarang penjualan magasin senapan dengan kapasitas lebih dari 10 putaran dan memperketat hukuman bagi para penjual senjata secara ilegal.

"Warga AS memang memiliki kebebasan memiliki senjata berapi, namun keamanan anak adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Obama.

Namun, hingga saat ini, program pengendalian senjata yang diajukan Obama kepada Kongres tidak ada satu pun yang disetujui. Sehingga, peraturan pengendalian senjata yang berlaku di AS hingga saat ini adalah program yang disahkan Obama melalui hak vetonya.


Program Imigrasi

Meskipun Kongres dikuasai Partai Republik, Obama tetap optimis menjalankan sejumlah program yang telah dia canangkan sebelumnya, salah satunya terkait masalah imigrasi.

Pada pertengahan Juli lalu, Presiden Barack Obama meminta anggaran kepada Kongres sebesar US$3,7 milyar untuk menanggulangi lonjakan jumlah anak-anak imigran yang mencoba masuk ke Amerika Serikat secara ilegal.

Pada periode Oktober 2013-Juli 2014 saja, lebih dari 52.000 anak di bawah umur tanpa pendamping dari Guatemala, El Salvador dan Honduras telah tertangkap mencoba menyelinap melalui perbatasan AS-Meksiko karena melarikan diri dari tindak kekerasan di Amerika Tengah.

Beberapa program Obama terkait imigrasi yang terkenal adalah pembebasan orang tua yang membawa anaknya memasuki perbatasan AS tanpa ijin, pengetatan penjagaan batas-batas pada teritori AS dan mendanai layanan bantuan hukum bagi anak-anak yang tengah berada dalam proses imigrasi.

Pembentukan undang-undang baru terkait masalah imigran sebenarnya pernah diajukan senat sebelumnya yang berasal dari Demokrat, namun tak disetujui oleh DPR yang sebagian besar dikuasai Republik.

"Mari berhenti mengusir imigran muda yang hanya ingin bekerja sebagai peneliti, pengusaha, bahkan tentara AS. Beri saya RUU tentang itu, akan saya segera tandatangani," kata Obama.

Seperti diberitakan Reuters pada Rabu (5/10), jika tidak disetujui Kongres, Obama bermaksud menggunakan hak veto untuk program para imigran, yang dapat menyelamatkan jutaan imigran gelap di US dari ancaman deportasi.

Menanggapi hal tersebut, senat terpilih, Mitch McConell, menyatakan langkah Obama tersebut tak ubahnya seperti "melambaikan bendera perang kepada Partai Republik".

"Saya akan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan peraturan imigrasi kita. Jika Obama ingin programnya disetujui, saya menanti langkah dia selanjutnya," kata McConell. http://www.cnnindonesia.com/


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...