Dua Anggota DPRD Berkelahi saat Paripurna!


Sebagai panutan masyarakat seharusnya Anggota DPRD memberikan contoh yang baik terhadap rakyat. Namun, hal yang tidak baik dicontohkan oleh seorang anggota DPRD Pekanbaru Yose Saputra,  saat berlangsung rapat paripurna di gedung Payung Sekaki Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Yose Saputra yang merupakan anggota Fraksi Golkar, Jumat pagi itu sempat berkelahi dengan anggota DPRD lainnya yakni Kamaruzaman dari Fraksi Demokrat yang juga satu komisi dengan dirinya saat rapat paripurna baru dibuka oleh Ketua DPRD Pekanbaru Desmianto.

Jumat pagi itu agenda Rapat Paripurna penyampaian akhir Walikota Pekanbaru terhadap Ranperda inisiatif DPRD tentang Ranperda Multiyears Pembangunan Gedung DPRD Pekanabru yang baru.

Saat rapat baru dibuka oleh Ketua DPRD Pekanbaru Desmianto sekitar pukul 09.30 WIB, tiba-tiba dari pintu masuk muncul Yose Saputra berjalan dengan cepat menuju meja Kamaruzaman yang sedang serius mendengarkan sambutan yang disampaikan oleh Ketua DPRD.

Tanpa basa-basi setibanya dimeja Kamaruzaman barisan nomor dua sebelah kiri Ketua DPRD, Yose langsung membuka peci Kamaruzaman dan menyiramkan air mineral ke kepala Kamaruzaman.

Kamaruzaman yang diserang secara tiba-tiba sontak terkejut dan ia tidak tahu apa gerangan Yose nekat melakukan perbuatan tercela itu di saat berlangsung sidang paripurna yang dihadiri oleh berbagai instansi serta unsur masyarakat.

Setelah menyiramkan air mineral, Yose memukulkan botolnya ke kepala Kamaruzaman, sambil berkata jaga mulut kau ya. Merasa kurang puas Yose menarik Kamaruzaman agar berdiri, dan saat itulah Kamaruzaman berkata "ada apa ini dan apa salah saya?"

Melihat kericuhan itu beberapa anggota DPRD yang bersebelahan dengan Kamaruzaman langsung berdiri dan melerai perkelahian yang bisa berujung adu jotos tersebut. Selanjutnya Yose dibawa menjauh dari Kamaruzaman untuk ditenangkan.

Namun hal itu tidak membuat Yose tenang, malah pria berbadan tegap ini melakukan aksi yang lebih tercela lagi, ia mengambil kursi di meja seberang atau meja barisan sebelah kanan Ketua DPRD.

Lalu kursi itu hendak dilemparkannya ke arah Kamaruzaman yang masih berdiri disamping mejanya. Hal itu membuat Kamaruzaman ikut terpancing emosinya dan ia juga mengambil kursi didepannya.

Untung beberapa anggota DPRD yang sudah berdiri saat itu cepat menahan Yose dan Kamaruzaman agar tidak terjadi saling lempar kursi yang bisa mengakibatkan ada cidera fisik nantinya.

Karena sempat ditahan akhirnya Yose menurunkan kembali kursi yang sudah diangkatnya dan Yose dibawa beberapa anggota DPRD keluar ruang paripurna. Sambil berjalan Yose tetap emosi dan memaki-maki serta menunjuk-nunjuk Kamaruzaman. Setibanya di luar ruang rapat paripurna Yose Saputra langsung menghilang entah kemana. Akibat aksi perkelahian itu sidang paripurna sempat tertunda sekitar 20 menit lebih.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...