Manusia Ular itu Rupanya Boneka !


MABAR-Puluhan masyarakat di kawasan Lorong Wisnu, Gg Setia, Kel Mabar, Kec Medan Deli merasa tertipu adanya kabar manusia berubah wujud jadi ular (jenglot). Pasalnya, setelah dikerumuni, wujud manusia yang ditaruh dalam aquarium di rumah Yusman (67) si pemilik, hanya souvenir.

"Ah! Ini kayak yang di TV itu, macam betul aja. Harusnya media jangan menambah-nambahi, menakut-nakuti, harus diteliti dulu," kata salah seorang warga yang kecewa.

POSMETRO MEDAN yang meminta keterangan sejumlah warga mengaku kesal karena merasa ditipu Yusnan.

"Kami lihat langsung bang, ada ular dan patung orang berukuran kecil. Kata Yusnan ular dan patung itu pria dan wanita. Tapi aku lihat tak bergerak pun," kata seorang remaja.

Hal senada juga dikatakan Andi. "Mana mungkin asli bang, buat heboh aja ini. Patungnya tak bergerak," timpalnya kesal.

Saat sejumlah warga menggerutu karena merasa tertipu, seorang wanita paruh baya yang ternyata istri Yusman datang. Langsung reporter koran ini menyodorkan pertanyaan soal keaslian patung ular itu.

"Itu bapak yang bawa, saya tak tahu bagaimana bisa di rumah," jawab istri Yusman. "Pokoknya saya tak tahu," sambungnya.

Tak berapa lama muncul petugas Polsek Medan Labuhan yang langsung mencari Yusman. Yusman pun diminta mengeluarkan patung itu dari kamarnya.

"Ini palsu, nggak ada yang aneh, banyak ini dijual, ada–ada aja, buat orang heboh," kata petugas sambil membawa barang itu ke Polsek Medan Labuhan.

Setibanya di Polsek Medan Labuhan, Yusman yang sempat membuat isu itu langsung dimintai keterangan. Namun ayah satu anak ini mulai mengarang cerita.

Katanya, saat dia berzikir, Jumat (11/6) sekitar pukul 23.00, ada pria dan wanita mengetuk pintu. Setelah pintu dibuka, kedua tamunya minta didoakan. "Saat aku doakan keduanya langsung berubah wujud yang wanita jadi ular dan pria jadi manusia kerdil," katanya.

"Saya tak tahu, tiba–tiba mereka berubah, saya heran, lalu saya simpan," sambungnya lagi.

Esok harinya, Yusnam pun memberitahu keluarganya. "Saya tak tahu darimana warga tahu, yang pasti saya tak ada memberitahu mereka," katanya saat ditanya petugas.

Ditanya kru Koran ini bahwa patung itu bisa bergerak, Yusnam membantah. "Tidak ada ah! Tak benar itu, saya cuma buat kejutan aja dengan mereka, dan memang tak bisa bergerak kok," katanya membuat bingung polisi.

"Artinya bapak rekayasa ceritanya?" tanya POSMETRO.

"Terserah yang pasti itu yang saya rasakan," jawab Yusam bersikukuh.

Namun bukti bahwa patung itu rekayasa akhirnya terbongkar. Saat patung ular itu dipegang, ternyata patung itu hanyalah boneka. Kakinya memang terbuat dari kulit ular, tapi badannya terbuat dari kayu. Dan patung yang satu lagi hanyalah boneka kayu.

"Mau buat sensasi aja, lihatlah, dipegang tak ada yang aneh, banyak ini dijual, ada–ada aja," katanya seorang penyidik.

Kapolsel Medan Labuhan AKP Ruruh Wicaksono yang dikonfirmasi soal isu yang membuat heboh warga mengatakan telah mengamankan kedua benda tersebut. "Kita hanya amankan barang itu dan Yusman karena takut mengudang keramaian padahal isunya tidak benar. Kamu lihat aja gara–gara isu yang tak jelas masyarakat jadi ramai," kata AKP Ruruh. (Fachril)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...