Anak Ini Demo Sendirian di Lapangan Tiananmen !

Seorang bocah berkewarganegaraan Amerika Serikat berusia 13 tahun berdemonstrasi seorang diri di lapangan Tiananmen, Beijing, China, pada Senin 22 November 2010. Dia menyerukan perdamaian antara Korea Selatan dan Korea Utara, serta mendesak Presiden China untuk turun tangan menangani masalah tersebut.


Bocah bernama Jonathan Lee tersebut berdiri di tengah-tengah lapangan Tiananmen seorang diri membawa poster bertuliskan "Perjanjian damai" dan "Zona Demiliterisasi (DMZ), hutan perdamaian anak-anak bebas nuklir". Seperti poster yang dibawanya, dia menyerukan kedua Korea untuk berdamai dan mengubah DMZ menjadi taman perdamaian.



Lee ke Beijing ditemani oleh ayah, ibu, dan adik perempuannya. Seorang wartawan dokumenter juga diundang untuk meliput aksi Lee.


Belum beberapa menit Lee menggelar aksinya, seorang polisi berpakaian preman langsung merebut poster Lee dan berlalu. Kemudian, tiga hingga empat polisi berseragam langsung menggiring Lee dan ibunya tanpa mendapatkan perlawanan apapun. Belum dapat dipastikan dibawa ke mana ibu dan anak ini.


Aksi bocah dari Ridgeland, Mississippi, ini untuk mendesak para pemimpin Korut, Korsel, China, dan Amerika Serikat berusaha lebih keras dalam menyatukan kedua Korea.


"Semoga protes yang saya lakukan dapat menyentuh mereka, sehingga mereka benar-benar memikirkan soal perdamaian Korut dan Korsel. Saya hanya melakukan. Kau tahu, apa yang diinginkan Tuhan, menciptakan perdamaian," ujar Lee pada wawancara Jumat lalu, seperti dilansir dari laman Associated Press.


Ayahnya, Kyoung Lee, mengatakan bahwa anaknya telah menuliskan surat kepada Presiden AS Barack Obama dan Presiden Korsel Lee Myung-Bak. Namun Lee tidak dapat memberikan suratnya kepada Presiden China Hu Jintao. Itulah, ujar ayahnya, tujuan demonstrasi di Tiananmen.


Lee mungkin adalah aktivis termuda yang mencoba menciptakan perdamaian di semenanjug Korea. Kedua Korea saat ini masih berperang karena tidak terdapat perjanjian damai, hanyalah kesepakatan gencatan senjata.


Lee pada Agustus lalu mengunjungi Korea Utara untuk menyampaikan idenya menciptakan hutan perdamaian untuk anak di DMZ. Oleh pemerintah Korut, dia juga diajak melihat-lihat DMZ yang merupakan pembatas kedua Korea yang terbentang sepanjang empat kilometer. Niatannya untuk bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong Il tidak terwujud, namun surat untuk Kim telah dititipkan ke seorang pegawai pemerintah.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...