Bayi Dibuang Pakai Kardus ( Edan ! )

Gambar ilustrasi

Warga Dusun Wonosuko Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten
Mojokerto, digemparkan oleh penemuan bayi. Bayi yang kulitnya masih
merah ditemukan sedang enangis di dalam kardus.

Wakapolsek Trowulan Iptu Sarmidi membenarkan kabar itu. "Bayi itu
sedang dirubung nyamuk, makanya menangis," ujarnya kepada wartawan,
Kamis (01/04/2010) pagi sekitar pukul 03.00.

Orang pertama kali menemukan bayi itu, Minasih (47). Seperti biasa
setiap pagi ia berangkat ke pasar. Saat di tengah perjalanan menuju
pasar, ia mendengar suara tangis bayi. Awalnya ia menganggap biasa
karena saat itu ia sedang melewati Panti Asuhan Muhammadiyah. Tetapi
setelah mendengar tangis bayi itu berasal dari sebuah kardus yang
diletakkan begitu saja di depan pintu gerbang panti, ia langsung
mendekatinya.

Suasana sepi dini hari itu membuat orang tidak mempedulikan. Minasi
serta merta membawa bayi itu pulang. Dan pagi hari sekitar pukul 07.30
ia mulai membawanya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)
setempat.

Kepala Puskesmas, dr Heri Budiono mengatakan, saat diantar ke
puskesmas kondisi bayi sangat lemah. Sebab, bayi belum menerima suplai
Air Susu Ibu (ASI). Padahal, setiap pagi bayi harus mendapat asupan
gizi. "Wajar jika bayi itu lemah," ujarnya.

Namun, setelah di masukkan inkubator, kondisi bayi berangsur-angsur
membaik. Diperkirakan, bayi itu berusia tujuh hingga sepuluh hari. Hal
itu dilihat dari kondisi tali pusarnya yang masih utuh, namun sudah
mengering.

Bayi itu memiliki ciri-ciri kulit merah, rambut hitam, berat badan
2.500 gram, dengan panjang 50 senti meter. Kini, bayi itu dirujuk ke
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mojokerto dengan alasan inkubator di
puskesmas terbatas

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...