Pembobolan ATM dengan Modus Call Center Palsu Terjadi Lagi !

Pembobolan tabungan dari kartu automatic teller machine (ATM) yang
mengakibatkan nasabah rugi jutaan rupiah dengan modus call center
palsu kembali terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Korban bernama Erlita Dewi Kristiana, 26, saat melapor di Sentra
Pelayanan Kepolisian (SPK) Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes)
Semarang di Semarang, Rabu (17/3), mengatakan peristiwa terjadi ketika
ia hendak mengambil uang di mesin ATM BNI di depan Swalayan Sarinah,
Ngaliyan, Semarang.

"Saat memasukkan kartu ATM ke mesin, tiba-tiba kartu saya tertahan di
tengah-tengah seperti ada sesuatu yang menahan," kata Erlita yang
beralamat di Jalan Watu Wila IV Nomor 20, Perumahan Bukit Permata
Puri, Semarang.

Menurutnya, saat panik ia dihampiri seorang pria tidak dikenal yang
sebelumnya antre di belakangnya. Pria tersebut, menyarankannya untuk
menghubungi call center dengan nomor 08139849799 seperti tertera di
stiker di dekat mesin ATM.

"Saat saya menghubungi nomor telepon tersebut, saya diterima oleh
seorang pria yang mengaku dari pihak bank yang bernama Handoko dan
akan membantu saya," katanya.

Pria tersebut juga menanyakan PIN ATM korban dengan alasan sebagai
syarat untuk pemblokiran kartu ATM yang tertahan. Setelah itu, korban
melaporkan tertahannya kartu ATM miliknya ke Bank BNI Cabang
Karangayu.

Pihak bank, katanya, memintanya membuat laporan resmi terlebih dahulu
yang dikeluarkan kepolisian setempat. Saat dirinya melapor di SPK
Polwiltabes Semarang, petugas menyarankan kepada korban untuk
menyertakan print out transaksi yang dikeluarkan pihak bank.

Setelah melihat hasil print aout itulah, ujarnya, ia baru menyadari
isi tabungan sebesar Rp5,4 juta telah dibobol. Pembobolan dilakukan
melalui penarikan tunai sebanyak tujuh kali di mesin ATM lain.

Beberapa waktu lalu, kasus pembobolan ATM dengan modus serupa terjadi
di kota itu. Pembobolan ATM diduga dilakukan oleh kawanan yang
terorganisasi dan sering beraksi di berbagai kota besar dengan cara
berpindah tempat untuk menyulitkan pelacakan oleh polisi. (Ant/OL-01)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...