Video Polisi Tabrak Lari Adalah Berita Lama !

Lagi asyik-asyikan twitteran tiba-tiba ada teman yang me-retweet sebuah video yang berjudul Video Polisi Tabrak Lari (Broadcast BBM baru terekam). Bagi yang nggak tau BBM itu apa, artinya Blackberry Messenger, yaitu fasilitas chatting ponsel Blackberry.

Berikut videonya :


Bagaimana? Anda marah melihat videonya?

Sebetulnya video ini sudah lama sekali pernah dibahas di kaskus. Video ini direkam saat ada kejadian demo mahasiswa secara anarkis, bahkan saya sudah lupa kapan itu terjadi. Herannya entah siapa yang menguploadnya kembali di youtube dan twitvid dan berkata kalau itu adalah video yang baru direkam. Mungkinkah ada unsur politis disini?

Berikut penjelasan member kaskus di thread yang baru :

Komen penonton video tersebut di youtube :

Jika kita melihat pada video itu, maka anda akan melihat bahwa mobil polisi yang cuma satu itu berusaha melarikan diri dari demo mahasiswa itu. Adapun mahasiswa yang ditabrak diduga membawa balok/molotov dan hendak melemparnya ke mobil polisi itu, makanya ditabrak (bukan nggak sengaja tertabrak). Kemudian setelah mobil polisi tersebut menabrak mahasiswa nekad itu, teman-temannya kemudian melemparinya dengan batu.

Kenapa melemparinya dengan batu? Kenapa tidak dicatat saja nomor mobil patrolinya?

Beritanya di GATRA (25 Juni 2008) :

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Abubakar Nataprawira, di Jakarta, Selasa (24/6) malam, menyatakan satu mobil polisi yang menabrak seorang mahasiswa di depan Gedung DPR terjadi karena sopirnya hendak menyelamatkan diri dari upaya perusakan oleh massa.

"Saat itu, sopir sedang panik karena dikepung massa. Sehingga, ia kabur dan tidak memperhatikan secara seksama keadaan di sekitarnya dan menabrak seorang peserta aksi unjuk rasa," jelas Abubakar.

Menurutnya, kaca mobil patroli itu sebenarnya sudah rusak karena lemparan batu dari massa sebelum menabrak mahasiswa tersebut. Dan, ketika sopir mobil itu hendak melintasi massa, sejumlah orang mendatangi mobil itu dan berteriak, "Bakar! Bakar!". Sehingga, polisi pengemudi mobil itu panik dan berusaha kabur menghindari massa.

Korban yang ditabrak adalah mahasiswa asal Jambi yang belum diketahui namanya. Ia tidak mengalami luka serius dan diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis.

Menurut Abubakar, kendati insiden itu tidak menyebabkan korban luka serius, namun Provos Polda Metro Jaya tetap akan memeriksa kasus tersebut untuk mengetahui ada tidaknya pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota polisi pengendara mobil patroli. "Mobil patrolinya kan sudah jelas, sudah diketahui identitasnya. Sehingga, akan diketahui pula siapa yang mengemudi saat itu," ujarnya.

Sumber : GATRA

Beritanya di detik (26 Juli 2010):

Jakarta – Beredar sebuah video yang meramaikan Twitter dan aneka situs jejaring lain. Adegannya cukup heboh, mobil patroli polisi menabrak seorang pria sampai terpental. Diduga ini video dari sebuah kejadian pada 2008.

Video yang diambil melalu ponsel itu berdurasi singkat, hanya 15 detik. Sebuah mobil patroli polisi bernomor 3024 menabrak pemuda yang merupakan mahasiswa berjaket almamater biru sampai terpental tiga meter.

Mobil patroli itu pun melarikan diri. Sementara orang-orang di pinggir jalan video itu melempari mobil patroli dengan batu.

Hasil penelusuran detikcom, peristiwa itu mirip dengan sebuah kejadian pada Selasa 24 Juni 2008 silam. Saat itu ada sebuah demonstrasi di depan gedung DPR yang menolak kenaikan harga BBM yang berujung anarkis.

Aksi semakin parah dengan penyerudukan Arpianto (22), mahasiswa IAIN asal Jambi oleh mobil patroli polisi bernomor 3024 di depan DPR. Arpianto lalu dilarikan ke RS Jakarta, kemudian dirujuk ke RS UKI Cawang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Polisi saat itu mengatakan, mobil patroli terpaksa melarikan diri karena situasi demonstrasi saat itu berlangsung anarkis. Sebelumnya menurut polisi ada juga mobil patroli yang dirusak massa.

Nasib Aprianto akhirnya membaik setelah mendapatkan perawatan di RS UKI Cawang. Namun setelah itu, tidak pernah ada informasi mengenai polisi yang menabrak mahasiswa itu.

Sumber : Detik

Penjelasan TMC Polda Metro Jaya di Facebooknya :

Dari Komnas HAM :

Penjelasan dari Rekan Advokat Achmad Chaidir mengenai video tabrak lari oleh Polisi : "Ada yang konfirmasi di grup sebelah seperti ini : Video itu dibuat beberapa tahun (sekitar 2008)waktu terjadi demo anarkis mahasiswa yang disertai kerusuhan. Itu mobil Patroli Polsek Tanah Abang akan dilempar bom molotov oleh seorang demonstran. Pengemudinya terpaksa menghindari bom yang dilemparkan dan menabrak pelempar bom dan lalu menghindar dari kerumunan. Jadi ada bagian yang sengaja dipotong/dipenggal.

Menurut investigasi Komnas HAM, anggota Polri itu tidak disalahkan karena ia menghindari bahaya. Korban yang ditabrak juga dirawat di RS atas biaya Polda Metro. Tetapi entah kenapa sekarang videonya di plintir (di potong) seolah olah Polisi melakukan tabrak lari. Disebarkan di Facebook lagi. Ada saja upaya menjelekkan citra Polisi.

Bagi yg meragukan,bisa menanyakan langsung ke Komnas HAM. Polri sedang menyelidiki penyebar video ini yang memutar balikan fakta.

Apakah ini sebuah propaganda untuk menyulut api permusuhan kembali?

Kita tahu aksi mahasiswa anarkis sudah tidak bisa diberi toleransi lagi di Indonesia ini, mengingat banyaknya aksi tawuran antar mahasiswa. Sebagai mahasiswa saya malu saat orang-orang mengatakan bahwa mahasiswa hanya bisa demo dan merusak fasilitas umum saja, bukannya berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa.

Mari berpikir sejenak kawan-kawanku sesama mahasiswa… prestasi dan kebanggaan apa yang telah kita capai untuk memajukan negeri ini?

Sumber : http://un2kmu.wordpress.com/2010/07/26/video-polisi-tabrak-lari-adalah-berita-lama/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...