Google Akhirnya Minta Maaf Soal Buzz


INILAH(dot)COM, Jakarta - Google bergerak cepat selama sepekan untuk menampung tumpukan kritik terhadap jejaring sosial milik mereka Buzz. Google pun meminta maaf kepada pengguna. Mengapa bisa begitu?.

Todd Jackson, Manajer Produk Gmail dan Google Buzz, menulis dalam posting blognya, Google telah memutuskan untuk mengubah salah satu fitur yang paling dikritisi di dalam Buzz.

Google membenahi lingkaran teman dan disediakan oleh Google kepada pengguna baru berdasarkan email yang paling banyak frekuensinya dan kontak chat di Gmail. Sebagai gantinya untuk berhubungan secara otomatis dengan orang lain, Buzz akan menyarankan kepada pengguna baru sebuah grup orang yang mungkin ingin mengikuti atau diikuti.

Jackson yang mengatakan fitur otomatis sebelumnya dimaksudkan untuk membuatnya semakin mudah bagi orang memulai Buzz, dan mengakui kritikan telah tertumpuk di depan Google dalam beberapa hari terakhir.

"Kami minta maaf terhadap kekhawatiran yang telah kami sebabkan dan kami tengah bekerja keras sejak saat itu untuk meningkatkan beberapa hal berdasarkan masukan dan respon balik yang diterima," tulis Jackson. "Kami akan terus melanjutkan hal tersebut."

Buzz diperkenalkan Google pada Selasa (09/02) sebagai jawaban fungsi yang dimiliki Facebook dan Twitter. Pengenalan itu memicu respon kemarahan seiring ketakutan pengguna bahwa koresponden email mereka akan terekspos ke publik.

Sementara perubahan pertama yang diumumkan Google pada Kamis (11/02) gagal membungkam keriuhan yang terjadi.[ito]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...