Bisnis Depot Air Isi Ulang yang Menggiurkan !

MEDAN | DNA - Semua orang pasti tidak menyangkal bahwa air adalah kebutuhan hidup yang mutlak dikonsumsi mahluk hidup, terutama manusia. Air yang dikonsumsi manusia tentunya air yang layak diminum sesuai persyaratan dari nilai-nilai kesehatan.   

Zaman millenium sekarang, dimana aktivitas dan mobilitas hidup yang serba cepat sehingga waktu adalah sangat berharga membuat banyak orang membutuhkan kehidupan praktis dan ekonomis. Apalagi saat ini, di tengah mahal dan langkanya bahan bakar minyak tanah (minah) dan gas tabung/elpiji membuat masyarakat mau tidak mau berpikir ekonomis. Padahal kita ketahui, bahan bakar hasil tambang tersebut merupakan energi utama untuk memasak air maupun makanan lainnya.

Air isi ulang dalam galon salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air putih sehat yang siap dan layak dikonsumsi. Meski bisnis depot air isi ulang galon sudah mulai menggeliat sekira empat atau lima tahun lalu mulai merambah pasar bisnis, termasuk di Kota Medan, namun booming-nya mulai tampak sejak tahun lalu.

Adalah Nova Susandi (28 tahun), pemuda jebolan salah satu perguruan tinggi swasta di Medan menyakini behwa bisnis air isi ulang ini tetap prosfek. di tempat usahanya Pasti Water (Depot) Air Isi Ulang, Jalan Harapan Pasti, Air Bersih Ujung Medan dia menuturkan, bisnis yang baru saja dirintisnya tahun 2009 lalu cukup menjanjikan. Apalagi didukung cuaca yang kebetulan saat ini cuaca Kota Medan sekitarnya memasuki iklim panas. Kondisi ini tentunya melancarkan omset  usaha depot air minum isi ulang, bak air yang mengalir. Pasalnya, banyak warga yang memesan atau membeli langsung air isi ulang ini.

Nova mengungkapkan, modal membangun depot air minum isi ulang ini bervariasi, sedikitnya Rp 15 juta hingga Rp60 juta. "Modal usaha ini tergantung besar kecilnya kapasitas usaha ini kita jalankan. Karena biaya utama usaha ini adalah membangun seperangkat peralatan, seperti; tangki air, alat penyaringan (filtrasi) beserta sinar ultraviolet-nya, membran O3, sampai dengan alat pembersih galon air.

"Ultraviolet ini berfungsi untuk mematikan mikroba, racun atau kuman yang bersemai dalam air.Inilah salah satu persyaratan izin depot air isi ulang ini untuk diakui lembaga kesehatan pemerintah atau Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)," jelasnya.           

Pemuda singel ini mengakui, keuntungan yang diperoleh cukup lumayan. Dalam seharinya, usahanya ini mendulang omset sedikitnya Rp150.000. Hitung-hitungannya adalah dalam sehari sedikitnya bisa menjual sebanyak 50 galon air, dikalikan Rp3.000 (harga satu galon air). Harga Rp3.000 itu tentunya tidak termasuk biaya tambahan/ongkos (Rp500) antar ke rumah pemesan.

"Biasanya orang atau dalam satu rumah tangga memesan sebanyak 2 galon sehari di depot kita ini," ucap Nova yang depotnya berlangganan air pegunungan dari Ateng Water Cabang Medan seraya menjelaskan, kalau air Ateng Water adalah air murni dari kaki gunung dekat Brastagi, Kabupaten Karo.

Disebutkan Nova, dalam satu bulan biasanya depotnya memesan sebanyak 3 tangki (1tangki=6000 liter) atau 18.000 liter dengan harga satu tangki Rp250.000 dari Agen Ateng Water. Diakuinya lagi, air sebanyak itu biasanya habis terjual selama satu bulan.

Menurutnya, banyak pelangan yang memesan antar galon air ke tempat/ ke rumah. sedangkan galon dapat dibeli atau menukar yang ada disediakan di tempat usaha ini. Strategi antar jemput galon ke rumah pelanggan dengan tepat waktu merupakan trik usaha isi ulang ini agar tetap mendapat kepercayaan dari pelangganya,tidak lain supaya pelanggannya puas dilayani dengan baik.

Strategi lainnya adalah tetap menjaga keramahtamahan kepada setiap pelanggan atau konsumen. Juga memperhatikan kebersihan tempat usaha terutama galon air dan kualitas air yang tetap terjaga serta servis yang semaksimal mungkin agar pelanggan tak kecewa. Trik memanjakan pelanggan dan konsumen inilah diakui Nova mampu meraup laba yang terus mengali seperti air.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...