Murid Menghina Guru di facebook ( Waduh ! )

Akibat menghina seorang guru dengan kata-kata kotor di jejaring
sosial facebook, sebanyak empat orang siswa SMA 4 Tanjungpinang,
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dikeluarkan dari sekolah.

"Kami sudah mengembalikan kepada orang tuanya empat orang siswa yang
melakukan penghinaan dengan kata-kata kotor di jejaring sosial
facebook," kata Wakil Kepala Sekolah SMA 4 Tanjungpinang, Yose Rizal,
di Tanjungpinang, Jumat (12/2).

Dia mengatakan, keempat orang siswa kelas dua yang dikembalikan kepada
orang tua tersebut tersebut berinisial MA, AN, AR dan YK.

Yose mengatakan, keempat siswa tersebut mengungkapkan kekesalannya dan
menghina guru keterampilan bernama Yunita dengan kata-kata yang tidak
pantas, di jejaring sosial facebook dua pekan yang lalu.

"Mereka melakukan itu dua pekan yang lalu dan kami kembalikan kepada
orang tuanya setelah dilakukan rapat majelis guru dengan Dinas
Pendidikan Kota Tanjungpinang satu pekan sesudahnya," kata Yose yang
enggan menyebut tanggal kejadian dan tanggal keempat siswa tersebut
dikeluarkan.

Yose menyebutkan, kata-kata yang ditulis salah seorang siswa tersebut
di jejaring sosial facebook sudah menyebut sesuatu yang sensistif bagi
seorang perempuan.

"Akibatnya guru yang bersangkutan juga tidak sanggup lagi untuk
berhadapan dengan siswa itu," ujarnya.

Keputusan pihak sekolah mengembalikan keempat siswa tersebut kepada
orang tuanya, menurut Yose sudah tepat dan sesuai dengan tata tertib
sekolah yang sudah disepakati.

Sementara, guru keterampilan yang dihina siswanya tersebut, Yunita
mengatakan tindakan yang dilakukan siswanya tersebut diperkirakan
akibat merasa kesal dengan tugas yang diberikan.

"Saat itu sudah pertemuan yang ke lima, pada empat pertemuan
sebelumnya mereka tidak membuat tugas yang diberikan," katanya.

Menurut dia, keempat siswa tersebut sudah dipanggilnya dengan
baik-baik setelah mengetahui kata-kata yang ditulis di facebook dari
guru-guru yang lain.

"Saya sudah menanyakan baik-baik, namun mereka tidak ada berkomentar,"
katanya.Salah seorang teman sekelas ke empat siswa tersebut, Aldo
mengatakan sangat kecewa dengan tindakan pihak sekolah yang langsung
mengeluarkan teman-temannya dari sekolah.

"Kami kecewa dengan tindakan sekolah, kami tahu cara teman-teman kami
salah dan mereka mengakui, namun tidak sepantasnya mereka langsung
dikeluarkan dari sekolah," ujarnya, yang disetujui teman-temannya yang
lain.

Seharusnya, kata dia, pihak sekolah terlebih dahulu memberikan surat
peringatan atau skorsing kepada siswa yang melanggar aturan tersebut.

"Guru tersebut juga harus introspeksi diri mengapa kami siswa bisa
bicara seperti itu," katanya.Dia bersama teman-temannya yang lain
berharap keempat siswa tersebut dikembalikan ke bangku sekolah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...